Minggu, 04 Agustus 2013

Memahami 9 Multiple Intelligence Pada Manusia

Setiap orang memilki kemampuan yang berbeda-beda dan kelebihan sendiri. Maka jangan suka membandingkan anak-anak anda dengan saudaranya apalagi dengan teman atau orang lain. Karena kercerdasan anak anda belum tentu di miliki saudaranya atau temannya dan begitupun sebaliknya. Nah, dibawah ini beberapa kecerdasan pada manusia umumnya.
1. Kecerdasan Linguistik
Kecerdasan dalam mengolah kata-kata secara efektif baik bicara ataupun menulis. Mereka yang memiliki kecerdasan ini akan mudah memahami bacaan dan suka menulis, mampu mengapresiasikan apa yang dia baca, mampu berkomunikasi dua arah. Profesi yang cocok bagi mereka seperti jurnalis, penyair, pengacara
Ciri-ciri :  Dapat berargumentasi, meyakinkan orang lain, menghibur atau mengajar dengan efektif lewat kata-kata, membaca dan dapat mengartikan bahasa tulisan dengan jelas
2. Kecerdasan Matematis-Logis
Kecerdasan dalam hal angka dan logika. Mereka yang memiliki kecerdasan ini memiliki kemampuan berpikir yang sistematis deduktif dan induktif, mereka juga lebih cepat tanggap dengan masalah, dia bekerja secara berurutan atau sistematis.  Profesi yang cocok bagi mereka seperti ilmuwan, akuntan, programmer.
Ciri-ciri : Mudah membuat klasifikasi dan kategorisasi, berpikir dalam pola sebab akibat, menciptakan hipotesis, pandangan hidupnya bersifat rasional.
3. Kecerdasan Visual-Spasial
Kecerdasan yang mencakup berpikir dalam gambar, serta mampu untuk menyerap, mengubah dan menciptakan kembali berbagai macam aspek visual. Profesi yang cocok bagi mereka seperti arsitek, fotografer, designer, pilot, insinyur.
Ciri-ciri : Kepekaan tajam untuk detail visual, keseimbangan, warna, garis, bentuk dan ruang, mudah memperkirakan jarak dan ruang, membuat sketsa ide dengan jelas.
4. Kecerdasan Kinestetik-Jasmani
Kecerdasan menggunakan tubuh atau gerak tubuh untuk mengekspresiakan gagasan dan perasaan.  Orang yang yang memiliki kecerdasan ini biasanya cepat menghafal atau meniru gerak tari yang dilihatnya, dan tubuhnya lues dalam melakukan gerakan. Profesi yang cocok bagi mereka seperti atlet, pengrajin, montir, menjahit, merakit model.
Ciri-ciri :  Menikmati kegiatan fisik (olahraga), cekatan dan tidak bias tinggal diam, berminat dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan gerak dinamis.
5. Kecerdasan Musikal
Kecerdasan untuk mengembangkan, mengekspresikan dan menikmati bentuk musik dan suara. Orang yang memiliki kecerdasan ini biasanya mudah menghafal lirik lagu, dan menciptakan nada-nada yang indah. Profesi yang cocok bagi mereka seperti konduktor, pencipta lagu, penyanyi dsb.
Ciri-ciri : Peka nada dan menyanyi lagu dengan tepat, dapat mengikuti irama, mendengar music dengan tingkat ketajaman lebih.
6. Kecerdasan Interpersonal
Kecerdasan untuk mengerti dan peka terhadap perasaan, intensi, motivasi, watak dan temperamen orang lain. Mereka cenderung memiliki kelebiah dalam gabungan antara perkembangan dan pertumbuhan tingkat kematangan dua sisi (pribadi dan kemampuan). Profesi yang cocok bagi mereka seperti networker, negotiator, guru.
Ciri-ciri : Menghadapi orang lain dengan penuh perhatian, terbuka, menjalin kontak mata dengan baik, menunjukan empati pada orang lain, mendorong orang lain menyampaikan kisahnya.
7. Kecerdasan Intrapersonal
Kecerdasan pengetahuan akan diri sendiri dan mampu bertidak secara adaptif berdasar pengenalan diri. Mereka juga memiliki kemampuan memahami diri sendiri. Profesi yang tepat bagi mereka adalah konselor dan teolog.
Ciri-ciri : Membedakan berbagai macam emosi, mudah mengakses perasaan sendiri, menggunakan pemahamannya untuk memperkaya dan membimbing hidupnya, mawas diri dan suka meditasi, lebih suka kerja sendiri.
8. Kecerdasan Naturalis
Kecerdasan memahami dan menikmati alam dan menggunakanya secara produktif dan mengembangkam pengetahuan akan alam. Mereka juga memiliki kecerdasan melebihi orang lain dalam melatih diri secara otodidak. Profesi yang tepat bagi yang memiliki kecerdasan ini di antaranya petani, nelayan, pendaki, dan pemburu
Ciri-ciri : Mencintai lingkungan, mampu mengenali sifat dan tingkah laku binatang, senang kegiatan di luar (alam).
9. Kecerdasan Eksistensial
Kecerdasan untuk menjawab persoalan-persoalan terdalam eksistensi atau keberadaan manusia Kemampuan menyeimbangkan moral, iman dan subjektifitas. Mereka cocok untuk profesi filsuf, teolog
Ciri-ciri : Mempertanyakan hakekat segala sesuatu, mempertanyakan keberadaan peran diri sendiri di alam/ dunia.
Demikian pengertian kategorisasi 9 kecerdasan yang dimiliki manusia menurut Gardner. Semoga bermanfaat.

Read More >>

PEMBAGIAN TIPE KECERDASAN MENURUT HOWARD GARDNER

Kecerdasan angka (number smart)
Kecerdasan angka adalah keahlian menggunakan angka dengan baik dan penalaran yang benar. Gardner terkadang menyebutkan kecerdasan angka dengan kecerdasan matematis-logis. Kecerdasan ini dimiliki oleh ahli matematika, akuntan pajak, ahli statistik, programer komputer, dan ahli logika.

Kecerdasan gambar

Kecerdasan gambar adalah keahlian memersepsi dunia spasial-visual secara akurat dan mentranformasikan persepsinya. Kecerdasan gambar terkadang disebut dengan kecerdasan spasial. Kecerdasan gambar terkadang disebut dengan kecerdasan spasial. Kecerdasan ini dimiliki oleh pemburu, pemandu, pramuka, dekorator interior, arsitek, seniman, dan penemu.

Kecerdasan tubuh (body smart)

Kecerdasan tubuh adalah keahlian menggunakan seluruh tubuh untuk mengekspresikan ide dan perasaan serta keterampilan menggunakan tangan untuk menciptakan atau mengubah sesuatu. Kecerdasan ini terkadang ini dimiliki oleh para aktor, pemain pantomim, atlet, penari, pengrajin, pematung, ahli mekanik, dan dokter bedah.

Kecerdasan musik (music smart)

Kecerdasan musik adalah keahlian menangani bentuk-bentuk musikal dengan cara memersepsi, membedakan, mengubah, dan mengekspresikan. Kecerdasan ini dimiliki oleh para penikmat musik, kritikus musik, komposer, dan penyanyi.


Kecerdasan bergaul (people smart)

Kecerdasan bergaul adalah keahlian memersepsikan dan membedakan suasana hati, maksud, motivasi, serta perasaan orang lain. Biasanya, pemilik kecerdasan ini adalah para psikolog. Terkadang, kecerdasan ini dinamai dengan kecerdasan interpersonal.

Kecerdasan diri (self smart)

Kecerdasan diri adalah keahlian memahami diri sendiri dan bertindak sesuai pemahaman tersebut. Para sufi adalah pemilik kecerdasan ini. Kecerdasan diri terkadang disebut dengan kecerdasan intrapersonal.

Kecerdasan alam (nature smart)

Kecerdasan alah adalah keahlian mengenali dan mengategorikan spesies, baik flora maupun fauna, di lingkungan sekitar. Kecerdasan ini dimiliki oleh para pecinta alam, pecinta binatang, pecinta tanaman, penakluk binatang buas, penjaga kebun binatang, dan para ahli lingkungan hidup. Kecerdasan ini terkadang dinamai dengan kecerdasan maturalis.

Kecerdasan kata (word smart)

Kecerdasan kata adalah keahlian menggunakan kata secara efektif, baik secara lisan atau secara tulisan. Pemilik kecerdasan ini adalah juru dongeng, orator, politisi, sastrawan, penulis drama, editor, wartawan. Kecerdasan ini terkadang dinamai dengan kecerdasan linguistik. Kembali kepada bakat atau kecerdasan. Ia memengaruhi tinggi dan rendahnya prestasi belajar. Pemaksaan anak untuk studi pada bidang yang tidak cocok dengan bakatnya bisa menjadi masalah dalam prestasi belajarnya. Konon, seorang bapak berkeinginan sekali anaknya menjadi dokter gigi. Ia memaksa anaknya agar mengambil studi pada fakultas kedukteran gigi. Sementara itu, bakat anakny adalah dalam bidang mekanik. Akibatnya, anak tersebut tidak menjadi dokter gigi dan tidak pula menjadi mekanik.



Sumber: Buku Psikologi Pendidikan Dr.H.Mahmud, M.Si., pengantar: Prof. Pupuh Fatturahman.
Read More >>

Kamis, 01 Agustus 2013

GIGI JUGA PAKE WI-FI

Bukan cuma perangkat komputer dan telepon genggam saja yang disemati teknologi wi-fi alias wireless fidelity. Teknologi komunikasi nirkabel itu kini disematkan pula ke gigi manusia, untuk membantu mengontrol perilaku makan berlebih.

Gigi berteknologi wi-fi ini dikembangkan oleh para ilmuwan dari National Taiwan University. Bentuknya berupa sensor mini yang dilekatkan ke gigi manusia untuk mendeteksi makanan ataupun asupan lain yang masuk ke tubuh melalui mulut manusia.

Sensor ini mampu mendeteksi berapa banyak makanan yang dikonsumsi seseorang, bahkan bisa juga mendeteksi kebiasaan merokok dan minum-minuman keras. Teknologi sensor yang dipakai didasarkan pada gerakan mengunyah, yang diyakini bervariasi tergantung jenis makanannya.

"Karena mulut adalah pintu masuk bagi kesehatan manusia, sistem sensor oral sangat potensial dipakau untuk memonitor kesehatan seperti melacan riwayat diet," tulis para ilmuwan dalam laporannya seperti dikutip dari NY Dailynews, Kamis (1/8/2013).

Dalam eksperimen yang dilakukan baru-baru ini, para ilmuwan menghubungkan sensor di gigi tersebut dengan komputer melalui teknologi wi-fi. Dalam kenyataannya kelak, teknologi ini bisa juga menyambungkan gigi dengan perangkat lain seperti smartphone alias ponsel pintar.

Para pengamat meyakini, teknologi ini sangat mungkin untuk diwujudkan menjadi perangkat sehari-hari. Namun yang masih perlu dipikirkan adalah faktor keamanan, mengingat sensor tersebut berukuran sangat mini dan ditempelkan di gigi sehingga sangat mungkin untuk tertelan.

Perilaku makan berlebihan memang perlu dikontrol mengingat angka obesitas atau kelebihan berat badan telah menjadi permasalahan global. Selain dipicu leh kelebihan makan, obesitas juga dipicu oleh kurangnya aktivitas fisik khususnya pada manusia moderen yang sehari-harinya lebih banyak duduk.
Read More >>

TIDAK SEOENUHNYA JURUSAN IPA LEBIH BAIK

1. Dari segi Materi Pelajaran. pada dasarnya nilai yang terkandung setiap mata pelajaran antara IPA dan IPS sama/sebanding,yang membedakan cuma nama. IPA punya Fisika,Biologi,Kimia dan IPS punya Ekonomi(+Akuntansi),Geografi,Sosiologi. Dalam spesialisasianya, pelajaran menghitung(penuh rumus) IPS punya Ekonomi(+Akuntansi),Geografi,namun IPA cuma ada Fisika dan Kimia. Menghapal, IPS punya Ekonomi dan Sosiologi, begitupun IPA hanya ada Biologi dan Kimia adanya. Dari hal itu,terlihat jelas materi kedua jurusan sebanding dan sama berat.

2. Mengacu pada materi ujian. Saat Ujian Nasional SMA dan setingkatnya, prosentase kelulusan anak IPA lebih besar, itu benar. Eits, anak IPA jangan sombong dulu. Itu karena apa. Perbedaan soal ujian antara IPA dan IPS sangat mendasar, IPA punya soal yang konstan/stabil/tetap, soal ujiannya hampir sama bahkan sama persis dengan soal ujian sebelumnya,contohnya cuma diganti nama pelaku soal cerita. Itu memberikan peluang besar ingat dan hafal betul soal soal ujian. Beda dengan soal ujian IPS, soal ujian IPS bersifat labil, lebih banyak pembaruan materi soal, ini mengingat pelajaran IPS yang selalu mengikuti perkembangan dunia. Dengan itu, anak IPS harus berfikir dinamis mengikuti materi pelajaran. Itu perbedaan yang membuktikan kejeniusan pola pikir IPS yang lebih unggul.Apakah saudara masih berfikir IPA lebih unggul ?

3. Setelah lulus jadi apa ? Ditarik garis besar, anak IPA hanya punya kesempatan di beberapa bidang yang menjurus ke farmasi,kedokteran,komputer,itupun harus dilalui dengan kuliah untuk mempermudah. Anak IPS jangan tanya, peluangnya sangat banyak. Akuntan,perkantoran,kebidanan, STAN, hampir semua bisa dijamah tanpa kuliah, walaupun tak dapat pekerjaan atau kuliah,masih bisa membuat lapangan pekerjaan sendiri,toh sudah dibekali ilmu ekonomi. Semua itu menandakan peluang IPS lebih banyak dan memberi alasan mengapa kelas di IPS lebih banyak.
Atas beberapa alasan tersebut di atas, masihkah anda berfikir IPA yang terbaik, saya sarankan berfikirlah 100 x lagi. Berfikirlah yang lebih modern lagi. Ingat, IPA tak ada tanpa IPS,IPS juga tak ada tanpa IPA.
Read More >>

Kamis, 09 Mei 2013

cara mengembangkan diri

Sebenarnya kita semua tanpa terkecuali mempunyai banyak sekali yang bisa di kembangkan. Namun sedikit dari kita yang tau bagaimana cara untuk mengenal dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Berikut beberapa cara untuk mengenali potensi diri antara lain :

Pertama, KENALI DIRI SENDIRI
Buat daftar pertanyaan dan jawab dengan jujur. Misalnya : Apa yang membuat anda bahagia? Apa yang anda inginkan dalam hidup ini? Apa kelebihan dan kekuatan anda? Apa kelemahan dan kekurangan anda?

Kedua, TENTUKAN TUJUAN HIDUP
Tentukan tujuan hidup anda untuk jangka pendek maupun jangka panjang sesuai kemampuan dan kompetensi anda.


Ketiga, KENALI MOTIVASI HIDUP
Setiap manusia mempunyai motivasi tersendiri untuk mencapai tujuan hidupnya. Apa yang bisa mencambuk anda untuk membangun kekuatan dan dukungan moril sehingga menghasilkan karya terbaik.

Keempat, HILANGKAN NEGATIF THINGKING
Jangan menyalahkan orang lain dalam menghadapi hambatan. Evaluasi langkah anda, kemudian melangkah lagi.

Kelima, JANGAN MENGADILI DIRI SENDIRI
Jika menghadapi hambatan dan kegagalan untuk mencapai tujuan jangan menyesal dan mengadili diri sendiri berlarut-larut. Jadikan kegagalan sebagai pengalaman dan bahan pelajaran yang berharga untuk maju.

Keenam, BERTANYA KEPADA ORANG YANG TERDEKAAT
Misalnya orang tua, kakak-adik, saudara, keluarga, atau teman. Terkadang kita tidak menyadari potensi yang kita miliki karena itu diperlukan orang lain untuk menyadarkan kita.

Ketujuh, BANYAK MEMBACA, MELIHAT, dan MERASAKAN
Dengan begitu akan banyak informasi dan pengetahuan yang bertambah. Bacaan dan tontonan yang kita sukai itu bisa jadi adalah sebuah potensi.

Cara Mengembangkan Potensi Diri
Setelah benar-benar memahami apa sebenarnya potensi diri yang anda miliki, maka langkah selanjutnya yang harus diketahui adalah bagaimana cara mengembangkan potensi diri anda sendiri.
Dalam hal cara mengembangkan potensi diri disini yang perlu ditekankan terdiri dari beberapa langkah penting. Diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Harus diawali dengan niat
2. Harus berpikir positif dalam setiap hal
3. Harus memiliki komitmen
4. Jangan menganggap remeh orang lain
5. Menerima saran, kritik dan masukan yang bersifat membangun dari orang lain
6. Konsisten terhadap apa yag kita lakukan
7. Yakinlah bahwa kita pasti bisa
Dari beberapa poin cara mengembangkan diri diatas yang paling utama sekali harus dilakukan adalah poin pertama, yaitu mengawali pengembangan potensi diri tersebut dengan niat yang tulus. Dengan adanya niatan tulus, maka akan tercipta pikiran positif yang akan membuat anda memiliki komitmen yang kuat untuk mencapai tujuan dari potensi anda.
Sesuatu hal yang dilakukan tentu tidak akan berbuah hasil manis jika dilakukan tanpa adanya konsistensi, maka dalam hal ini yang paling utama yang harus anda ingat adalah konsisten. Bila anda mengerjakan sesuatu hanya dalam beberapa hari atau bulan saja, maka tentu hasil dari potensi diri yang anda kerjakan belum terlihat, maka cobalah untuk tetap konsisten, dan yakin dan percayalah bahwa apa yang anda cita-citakan akan segera terwujud.
Read More >>

Selasa, 19 Maret 2013

FILOSOFI LOVE

Mengapa saya membuat dasar love? karena love sebagai dasar perbuatan manusia di permukaan bumi ini. Jika tidak ada dasar love manusia tidak akan bisa melakukan hal dengan sepenuh hati. dan pada gambar di atas mengapa perempuan lebih tinggi dari pada laki-lakinya? karena menurut saya perempuan lebih sempurna dari pada laki-laki. mengapa demikian karena jika perempuan tidak ada maka laki-laki akan stress. itu jawaban paling sederhana. memang betul perempuan harus tunduk pada laki-laki. Tapi perempuan juga harus bisa sama seperti laki-laki. saya tunjukan apa hubungan perempuan dan laki-laki dengan desain ini
  1. jika perempuan tidak punya dasar love. mereka tidak akan mau mengandung selama 9bulan. menurut saya mengandung hal yang paling melelahkan. Dan seorang wanita harus melahirkan anaknya yang harus menaruhkan nyawanya sendiri. Semua ini jika tidak ada dasar love wanita tidak akan mau bersusah payah mengandung dan melahirkan anaknya\
  2. perempuan juga bisa melakukan hal-hal contoh : menjadi tulang punggung keluarga tapi laki-laki jarang yang bisa menjadi ibu rumah tangga. kanapa demikian? karena perempuan memiliki hati yang tidak akan di miliki oleh laki-laki
itu semua hubungan  dengan perempuan ini sumua bukan laki-laki jelek. saya mengakat perempuan karena perempuan masih di anggap remeh oleh banyak laki-laki. ingat (KITA HIDUP DI DUNIA BERDAMPINGAN) inilah hasil karya MUHAMMAD IQBAL SYARIZAL. yang masih di padang sebelah mata oleh orang lain.
inilah aku yang masih ada perasaan. YAKINLAH KEPADA APA YANG KAMU MILIKI. dan ini pesanku JANGAN PADANG ORANG DARI FISIK ATAU PENAMPILANNYA, PADANGLAH ORANG DARI KEMAMPUAN DAN HATI ORANG TERSEBUT, itulah aku yang kadang dipadang orang memiliki penampilan yang tidak seperti orang kebayakan tapi aku yakin kita semua memiliki kemampuan yang berbeda-beda itulah. Dengan dasar LOVE perbedaan itu akan menjadi sama. tetaplah semangat hidup hanya sekali dan teruslah gapai cita-citamu.

salam IQBAL SOBA


Read More >>

Jumat, 07 Desember 2012

mengembangkan ide pada saat menulis...........

Apa itu ide? Ide merupakan gagasan yang timbul sebagai hasil dari proses berpikir kreatif. Artinya, sebuah ide hanya bisa muncul saat kita keluar dari rutinitas berpikir yang itu-itu saja. Istilah kerennya adalah thinking out of the box.

Berpikir kreatif dimulai dengan sikap kita yang rajin mengamati keadaan sekeliling. Anda bisa mengamati perilaku konsumen, strategi perusahaan lain baik di industri yang sama ataupun berbeda, dan juga membiasakan diri membaca buku atau melihat film yang inspiratif. Seringkali dari sana timbul ide untuk melakukan sesuatu yang berbeda.

Bagaimana Cara Mendapatkan Ide?

Gimana sih biar ngga berlama-lama terjebak dalam lingkaran hitam bagi para penulis ini? Gue yakin banget yang namanya ide itu selalu timbul dengan sendirinya ketika kita lagi berada dalam keadaan ideal, maksudnya segala yang dibutuhkan oleh otak ini terpenuhi. Nah, gimana sih menciptakan keadaan ideal untuk otak kita ini? Yuk, ikutin beberapa tips versi Gue yang udah Gue pisahin ke dalem dua lingkup, yaitu internal dan eksternal. Pertama-tama Gue list dulu faktor internalnya :

1.         Kendalikan emosimu. Makna mengendalikan emosi ini maksudnya adalah mengontrol perasaan yang lagi kita rasain biar nggak berlebihan. Seneng boleh tapi jangan berlebihan, soalnya nanti jadi terlena dan lupa sama tujuan awal kalian menulis sampe akhirnya ngga nemu ide baru. Marah boleh tapi juga jangan berlebihan, soalnya bakal menghilangkan pikiran sehat kalian, jadinya ngga bisa mikirin ide lagi. Hal yang sama juga terjadi sama si sedih. Intinya, jangan berlebih-lebihan dalam menunjukkan emosimu.

2.,       Berpikir positif. Bayangkan kejadian-kejadian menarik yang bakalan terjadi pada diri kita setelah kita menulis. Misalnya, kalo kalian adalah blogger, bayangkan aja kalo setelah nulis kalian bakalan dihujani sama ribuan visitor baru, atau kalo kalian novelis, bayangkan kalo hasil tulisan kalian bakalan jadi best seller di Indonesia. Bayangkan kalian bakalan jadi terkenal. Eh, tapi jangan berlebihan juga loh, yang pas itu berpikir positifnya seperti ini, "bayangkan ekspresi senang para pembaca saat membaca tulisan kalian." Wow, ini bener-bener membangkitkan energi dan kalian bakalan langsung siap untuk mengerahkan segala kemampuan.

 3.     .Jangan tegang, just relax! Biasanya kita bakalan ngerasa tegang kalo apa yang kita mau tulis punya deadline yang udah mau jatuh tempo. Gara-gara mikir takut telat, akhirnya malah nggak bisa konsentrasi dan ngga bisa menghasilkan tulisan apa pun. Boro-boro mau nulis bagus, mau nulis kalimat pembuka aja bingungnya bukan main. Merasa tulisannya selalu jelek dan kemudian dihapus dan dihapus lagi. Makanya, cukupkan niat, hirup napas dalem-dalem, tenangkan pikiran kalian sesaat, persis kayak Yoga, tapi kecil-kecilan aja sebelum memulai aktivitas menulis kalian.

4.      Fokuslah. Maksudnya adalah fokuskan pada apa yang mau kalian tulis. Jangan mikir hal-hal lain dulu, pokoknya pikirin apa yang mau kalian tulis dulu. Kalo tadi siang secara nggak sengaja kalian jalan ke mall terus mergokin pacar lagi jalan berdua sama cowok atau cewek lain, hilangkan dulu pikiran-pikiran itu. Fokuslah sama apa yang mau kalian tulis. Kalo tulisan kalian belom selesai, jangan lakuin kerjaan lain dulu.

5.         Jangan buat diri kalian merasa terlalu lelah. Kalo kerjaan kalian banyak banget emang nggak bisa menghindari rasa lelah. Dan kalo badan udah lelah, pikiran juga bakalan melayang-layang. Nah, salah satunya supaya ide bisa mengalir dengan lancar adalah beristirahat dengan cukup. Makanya buat yang terlalu sering begadang, coba dikurangin begadangnya.

6.         Jadilah extrovert (minimal semi-extrovert). Kata siapa menulis adalah kerjaan sang introvert? SALAH! Menulis itu yah, semakin kalian mendapatkan banyak temen ngobrol bakalan semakin mengembangkan pola pikir kalian. Jadi, buat kalian yang introvert dan merasa bisa melarikan diri dari kejamnya dunia dengan cara menulis, kalian salah besar. Makanya, hari gini introvert? Gak gaul banget. Ayo dilatih skill bersosialisasinya. Kalo sering ngobrol, kalian jadi bertukar pemikiran, bertukar pandangan, bertukar perasaan, eh, pokoknya termasuk juga ke dalamnya bertukar IDE!


Read More >>
 
© WELCOME
Designed by BlogThietKe Cooperated with Duy Pham
Released under Creative Commons 3.0 CC BY-NC 3.0
Posts RSS ∙ Comments RSS
Back to top